Jakarta - Ilmuwan menjadi suatu profesi yang sering dikaitkan dengan pekerjaan pria. Padahal, peran perempuan dalam dunia penelitian sangatlah penting. Tetapi sayangnya, jumlah wanita Indonesia yang menempuh pendidikan tinggi hingga program doktoral sangatlah sedikit.
Penyebabnya karena jumlah keseluruhan dari wanita yang bekerja dalam bidang sains dan teknologi relatif tidak terlalu banyak. Bahkan saat memutuskan untuk mencari kerja, mereka akan mencari kerja yang bertolak belakang dengan bidang sains yang diambilnya.
Penyebab lainnya adalah banyaknya stereotipe yang mengatakan bahwa ilmuwan wanita adalah sosok orang yang kurang bisa bergaul dan tipe wanita 'kutu buku'. Padahal menurut doktor lulusan biokimia dari Universitas Monash Australia itu, ilmuwan wanita juga sama seperti wanita yang bekerja di bidang-bidang lainnya.
Kondisi seperti ini, menurut ibu dua anak itu bukan hanya terjadi di Indonesia saja namun juga di seluruh dunia. Salah satu masalah yang biasanya terjadi adalah mereka harus melambatkan diri dalam hal karier dan harus menyeimbangkan waktu untuk keluarga. Sedangkan kelambatan itu membuat wanita sulit menentukan posisinya sebagai seorag ilmuwan karena dunia sains adalah bidang yang perkembangan ilmunya relatif cepat.
Credit: http://wolipop.detik.com/read/2016/03/16/170512/3166375/1133/jumlah-ilmuwan-wanita-di-indonesia-sangat-kurang-ini-sebabnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar